Friday, May 18, 2012

6 Tipe Marketing Yang Sering Dijumpai




Lagi 'walking2' ke blog temen-temen, ketemu artikel bagus diloopscreative.com. Karena saya merasa tersindir dan jadi sedikit mikir, jadi ada baiknya juga saya infokan ke yang lain. Langsung saja saya ulas sedikit kutipan artikelnya.  
Dalam keberlangsungan sebuah bisnis, seorang marketer termasuk yang paling sering mendapat perhatian. Kenapa? Sebab kelangsungan sebuah bisnis sangat bergantung pada pemasaran bisnis tersebut, dalam hal ini marketer-lah yang memegang peranan.
Marketing sendiri banyak macamnya, danmasing-masing memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda satu sama lain. Secara garis besar dapat dikategorikan ke dalam 6 Tipe marketing :

1.    Tipe Pedagang
Jenis marketing ini hanya sekedar membawakan produknya ke konsumen, tanpa memperdulikan kebutuhan atau keinginan dari konsumen tersebut. Sehingga kebanyakan marketer jenis ini lebih banyak bicara sendiri daripada mengajak bicara konsumen, apalagi menanyakan tentang apa yang sedah dibutuhkan konsumen.

2.    Tipe Perayu
Tipe ini lebih menonjolkan dirinya sendiri daripada produk yang dibawanya. Biasanya mereka akan merayu habis-habisan bahkan terkadang sampai berlebihan, seperti misalnya sampai merengek-rengek, menarik tangan customerbahkan sampai memohon-mohon agar si customer membeli produk mereka.

3.    Tipe Pasif
Marketing tipe ini biasanya sangat pasif dan cenderung tertutup, jarang melakukan pendekatan kepada konsumen. Marketer jenis ini beranggapan bahwa jika si customer memang butuh pastinya akan membeli sendiri, tanpa perlu ditawari. Sehingga karena jarang melakukan pendekatan, maka hubungan yang dibangun kurang interaktif. Tipe ini bukan tidak ingin melakukan pendekatan., hanya saja terkadang karena terhalang oleh rasa kurang percaya diri dan malu jika harus berbicara menawarkan produknya.

4.    Tipe Penyerang
Biasanya marketing jenis ini sering melakukan tindakan yang kurang bijak, seperti misalnya menjelek-jelekkan produk lain yang menjadi pesaingnya. Cara-cara yang digunakan pun mulai dari yang paling halus hingga yang paling jahat sekalipun. Misalnya menyebar isu di lingkungan konsumen tentang kekurangan produk kompetitor, tujuannya tentu agar para customer meninggalkan produk lamanya dan beralih ke produk yang dia bawa.

5.    Tipe Penduplikat
Tipe marketing ini bisa dibilang yang paling sering dijumpai. Yaitu marketer yang mengkombinasikan antara menjual produk dengan menjual dirinya (menonjolkan kemampuan diri). Sayangnya, teknik penawarannya terlalu standar atau kurang menarik karena selalu monoton (begitu-begitu saja, tidak inovatif / tidak berkembang) karena mereka hanya menyerap ilmu dari marketing yang sudah professional dan hanya menirunya saja.

6.    Tipe Professional
Tipe marketing ini dapat memperluas pandangan si customer tentang produk yang ditawarkannya. Marketer menunjukkan kepada customer bahwa dia menjual solusi untuk mengatasi masalah. yang sedang dihadapi para customer.Marketing tipe ini biasanya mendekati customer dengan cara menggali kebutuhan atau keinginan customer. Baru ketika problem spesifik si customerditemukan, lalu ditawarkanlah solusi yang terbaik untuk customer tersebut.  Setelah penjualan terjadi pun, marketing profesional akan terus menjaga hubungan baik dengan customernya. Kelebihannya lagi, marketer professional biasanya selalu memiliki kreativitas yang tinggi, sehingga sekalipun cara yang dilakukan sudah umum dilakukan, namun karena kreativitasnya mampu membuat cara yang biasa tersebut menjadi tak biasa.

Bagaimana dengan Anda?

0 comments:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates