Thursday, December 27, 2012

Jenazah Bayi Palestina di tengah Roket.

 




Tulisan ini mbah daur dapatkan dari share rekan mbah daur di sebuah jejaring social,bukan untuk menyalahkan suatu Negara ataupun suatu agama,tetapi kisah ini mari kita ambil hikmah dan ibrohnya bahwasanya perang sampai kapanpun akan menimbulkan duka berkepanjangan.



kek, aku pergi
ma'afkan aku yang tak bisa memenuhi mimpimu
saat aku besar dengan menari yang lucu
mengangkat tangan dan berputar
membuatmu tertawa di sore hari.

...

aku pergi kek
maafkan aku yang tak sempat tumbuh besar
kehidupanku dirampas atas nama kitab-kitab dimasa lalu
atas nama permusuhan yang seharusnya sudah selesai

aku pergi, kek
kalaupun aku terlahir dari satu bangsa
maka bangsa itu kelak akan merdeka
dan mengenangku sebagai bagian dari pelangi masa lalunya....

Kek, aku pergi
Maafkan cucumu ini yang tak bisa lagi membuatmu tertawa

(Satu Sore di Palestina, Satu Sore dengan Seorang Bayi dan Sebatang Roket)




This is for english…



Grandpa, I went
forgive me I can not fulfill your dreams
I had a great time with a funny dance
raised a hand and spins
make you laugh in the afternoon.
...

I went kek
I'm sorry that could not grow big
deprived of my life in the name of the books in the past
on behalf of hostility that should have been completed

I go, Grandpa
if i was born of a nation
that nation will eventually free
and remember me as a part of his past rainbow ....

Grandpa I go
Forgive your grandson is no longer able to make you laugh

0 comments:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates