KOMPAS/HENDRA A SETYAWANMantan
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bibit Samad Rianto (kanan) dan
Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo menjadi pembicara dalam diskusi
bertema Komitmen Penyelenggara Negara Dalam Pemberantasan Korupsi dan
Realitasnya di Jakarta, Minggu (18/11/2012). Diskusi membahas tentang
korupsi yang dijadikan panggung untuk mendongkrak popularitas maupun
pengalihan isu.
"Jujur, saya angkat topi dan salut pada kepemimpinan Abraham ini. Century naik ke penyidikan, Hambalang sudah ada yang tersangka petinggi partai dan menteri aktif. Ini baru dalam sejarah KPK," kata Bambang, Jumat (7/12/2012) di Jakarta.
Namun, Bambang mengingatkan agar KPK tetap waspada sehingga peristiwa Bibit-Chandra dan Antasari tidak menimpa mereka. Menurut Bambang, pada awalnya ia merasa heran kenapa Andi hanya dicekal dan tidak langsung ditetapkan sebagai tersangka. Bambang berpendapat bahwa berdasarkan data dan fakta, sebenarnya KPK sudah memiliki bukti yang cukup untuk menetapkan Andi sebagai tersangka. Ia menilai langkah KPK menetapkan Andi menjadi tersangka sebagai langkah mengejutkan.
"Kalau benar itu benar, kita patut beri ancungan jempol. Kita desak KPK segera menuntaskan sampai akar-akarnya dan mengusut ke mana saja dana jarahan itu mengalir," kata Bambang.
Ia mengatakan, KPK harus segera mengungkap apakah ini kejahatan korporasi atau individu. Kalau melihat fakta-fakta yang sudah terungkap di publik, Bambang menilai kasus ini merupakan kejahatan korporasi, terencana, terstruktur, dan rapi.








0 comments:
Post a Comment