Monday, February 18, 2013

Pernah Tidur Ditindih Setan? (Sleep Paralysis)


kreatif148.blogspot.com
kreatif148.blogspot.com
Pernahkah anda mengalami tidur serasa ditindih setan? Atau anda tiba-tiba bangun dari tidur lantas merasa ada setan yang membayangi kita terus, dan merasa bahwa tubuh tidak bisa digerakan, atau merasa sudah digerakan, tapi kenyataannya kaku seperti patung batu? Hal seperti itu disebut tidur ditindih setan, atau nama ilmiahnya sleep paralysis.
Sleep paralysis atau tidur ditindih setan, adalah peristiwa ketika bangun tidur dan serasa ada setan yang menindih dan tubuh tidak bisa digerakan.
Sleep paralysis sering sekali dihubungkan dengan mitos, saya tidak tahu mitos-mitos dari berbagai daerah tentang tidur seperti ini. Namun, orang-orang di kampong saya menyebut hal ini dengan istilah eureup-eureup. Dan mitos tentang sleep paralysis di kampungku konon ada setan yang mendatangi kita. Hih, serem!
Pengalaman mengalami sleep paralysis, sayalah jagonya. Saya tidak terhitung mengalami gangguan tidur seperti ini.  Sampai saat ini pun masih sering mengalami. Sangat menyiksa, mengerikan, menyeramkan, penuh bayangan hitam yang beterbangan, dan benar, kadang terasa ditindih setan. Dalam kondisi tersebut saya merasa sudah berteriak-teriak, atau merasa sudah menggerakan tubuh, misalnya bangun, padahal tidak ada gerakan sama sekali, tubuh seolah mati. Dalam kondisi tersebut saya sangat takut dan cemas, bayangan tentang hal-hal yang menyeramkan benar-benar serasa nyata.
Sampai sekarang pun saya masih mengalami hal ini, dan kejadian terbaru yang saya ingat adalah kemarin malam.
Secara ilmiah peristiwa tersebut tidak berhubungan dengan hal berbau mistis, atau sedang ditindih makhluk halus. Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).
Maksudnya gini, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 bagian.
1. Tahapan tidur paling ringan, dalam tahapan ini kita masih setengah sadar. Masih mampu berbicara dan mendengar, tapi tidak benar-benar sadar. Saya ingat, sering sekali di pesantren dijahili teman, tapi saya lah yang paling sering jahil. Ketika santri tidur dalam keadaan setengah sadar, sering ditanya hal-hal yang aneh. Salah satunya, ditanya “kamu cinta siapa?”, dan sampai sekarang pun budaya itu masih berlanjut. Dan jawabannya selalu jujur, mungkin otaknya sudah tidak mampu berbohong. Tapi tentunya dulu saya tidak tahu istilah ini.
Jadi tahapan yang pertama disebut tahapan tidur yang paling ringan.
2. Tahapan tidur yang lebih dalam
3. Tahapan tidur paling dalam
4. Tahapan REM. Pada tahapan inilah mimpi terjadi.
Nah, kejadian sleep paralysis ini, tidur ditindih setan, itu terjadi karena adanya lomapatan dalam tahapan tidur. Yaitu dari tahapan sadar (mengantuk) ke tahap tidur paling ringan, lalu dari tahapan ini langsung lompat ke tahapan Mimpi (REM). Dalam tahapan ini, tidur akan mudah terbangun, tapi baru kesadarannya saja (otak). Sebab tahapan tidur paling dalam tidak terjadi.
Dan ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM atau tahap mimpi, disinilah sleep paralysis terjadi. Dalam kondisi ini kita merasa sudah sangat sadar, namun tubuh masih tidak bisa bergerak, ditambah lagi kondisi tidur masih berada ditahap mimpi (REM), sehingga terjadi halusinasi (sebetulnya ini mimpi). Akhirnya terjadilah perasaan sudah bangun ditambah melihat sesuatu yang menyeramkan, dan tubuh tidak bisa digerakan.
Bagi yang pernah mengalami hal ini, tentu tahu perasaan mengalami hal tersebut. Bagi saya pribadi sangat menyeramkan. Tapi karena sudah terbiasa, bisa menyikapinya lebih tenang.
Penyebab terjadinya sleep paralysis atau tidur ditindih setan itu karena tidur tidak teratur. Jika sering terjadi sleep paralysis, berarti harus membiasakan tidur teratur.

0 comments:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates