Friday, January 4, 2013

Menunggu mempercepat miskin

menunggu mempercepat miskin


Entahlah kita kadang suka yang namanya menunggu,awalnya sih tau apa yang ditunggu.
Tapi lama kelamaan tidak tahu apa yang ditunggu.
Lantas,Kenapa menunggu mempercepat miskin ?
Menunggu kadang enak,kadang juga tidak enak.
Awalnya kita memiliki tujuan dalam menunggu ,tetapi setelah lama – lama menunggu ahirnya tujuannya hilang.Ahirnya menunggu tampa tujuan.
Walaupun kalau ditanya,kita dapat menjawab.Tapi pada dasarnya tidak ada yang ditunggu.
Manfaat menunggu sendiri tak lain adalah kita tak melakukan apa – apa mengharap ada yang datang karena ditunggu.
Apalagi kalau yang ditunggu adalah pekerjaan,tentunya menunggu seperti ini akan mempercepat kemiskinan.Yang seharusnya kita dapat kerjakan walaupun kita tidak bisa maksimal yang penting kita dapat mengerjakan.
Kenapa orang menunggu dapat pekerjaan ?
Padahal di dalam rumah aja ada pekerjaan,walaupun kalau dilihat tidak mendapatkan bayaran.Disitu sudah jelas di manapun ada pekerjaan.
Tinggal kita mau mengambil yang mendapat Fee atau yang gratis(Kalo gratis dan iklas dapatnya amal :) ).
Pekerjaan apa aja pasti dapat mendapatkan uang,seperti menyampu aja bisa mendapatkan uang,contohnya jadi tukang sapu jalan.
Apalagi kalau anda memiliki keahlian yang lain,semisal menulis,mengetik,mengajar dan lain sebagainya.
Masalahnya di modal ?
Modal sudah dikasi sama ALLAH SWT sejak kita lahir.Yaitu modal akal yang digunakan untuk berpikir kreatif.Tinggal bagaimana kita akan berpikir ?
Lalu perlukah kita menunggu sampai miskin tiba ? atau menunggu sampai tambah miskin lagi ?

0 comments:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates